DISCLAIMER: Ini adalah artikel referensi industri berdasarkan laporan yang tersedia untuk umum. Hebei Haihao tidak mengklaim pasokan, partisipasi EPC, atau hubungan komersial dengan perusahaan atau kontraktor mana pun yang disebutkan dalam artikel ini. Semua informasi bersumber dari berita publik, rilis perusahaan, dan publikasi industri.
1. Latar Belakang Proyek
Fasilitas LNG Tangguh, yang terletak di Kabupaten Teluk Bintuni di Provinsi Papua Barat, Indonesia, dioperasikan oleh BP Berau Ltd atas nama mitra kontrak bagi hasil Tangguh sebagai kontraktor SKK Migas. Ekspansi Tangguh LNG Train 3 merupakan penambahan kapasitas LNG terbesar di Indonesia dalam satu dekade terakhir.
Menurut laporan publik, BP mengirimkan kargo pertamanya dari fasilitas LNG yang diperluas pada Oktober 2023 setelah kereta pencairan ketiga yang baru dimuat dan dikirim ke perusahaan listrik milik negara PT PLN (Persero). Ekspansi ini menambah kapasitas produksi LNG sebesar 3,8 juta ton per tahun ke fasilitas dua kereta yang sudah ada, sehingga total kapasitas pabrik Tangguh menjadi 11,4 mtpa. Total biaya proyek yang dilaporkan sekitar USD 8 miliar.
Bagi insinyur pengadaan internasional, ekspansi LNG Indonesia Tangguh Train 3 adalah referensi yang baru dan terdokumentasi dengan baik tentang bagaimana operator LNG tunggal mengelola penambahan kereta ketiga brownfield dengan cakupan platform lepas pantai dan pipa yang signifikan.





